Kematian Osama bin Laden menghiasi berita-berita di hampir seluruh media baru-baru ini. Cerita Osama bin Laden memang kontroversial dan penuh misteri. Tragedi 11 September 2001 yang lalu, dengan lantang Osama mengatakan dialah yang bertanggung jawab. Anehnya pada saat kejadian tersebut, 1500 orang yahudi selamat. Karena mereka tidak masuk kerja pada tanggal itu. Jika dibalik ini semua adalah skenario, tentunya ini adalah skenario yang amat hebat. Termasuk dengan ending matinya Osama bin Laden itu sendiri. Dan dengan dibantu media informasi yang kini tengah mereka kuasai, penccitraan yang buruk mengenai Islam semakin terlihat sempurna.
Lalu apa yang mereka harapkan? Harapannya adalah umat Islam tidak bersatu. Saling memerangi saudaranya sendiri satu sama lain hanya karena sekedar berselisih paham, mazhab dsb.Lucu yach... Padahal Allah kita satu, Nabi kita satu, Kitab kita satu dan tidak ada perubahan apa-apa. Itulah yang terjadi. Fitnah terhadap Islam dan ajarannya. Mereka mengharapkan generasi muda Islam tidak mengenal Islam yang sesungguhnya. Karena yang tertanam dalam benak generasi Islam saat ini adalah bahwa Islam itu sebuah teror. Sehingga akhirnya orang islam sendiri takut untuk mempelajari dan memahami Islam. Dahsyat banget ...!!
''Hai seluruh umat manusia, ikutilah kami. Karena kamilah yang menyelamatkan kamu sekalian dari teror. Lalu siapakah pemimpin kita semua? Tunggulah kedatangannya sebentar lagi''. Begitulah yang dikatakan Amerika dan sekutu-sekutunya. Yup, emang benar sobat. Saat ini mereka tengah mempersiapkan skenario besar. Runtuhnya Majidil Aqsha (dengan alasan lapuk, sudah tua). Jelas saja, karena Israel saat ini tengah melakukan penggalian purbakala di sekitar Masjidil Aqsha. Banyak dari kita yang tidak sadar dengan maksud busuk itu. Karena kita disibukkan dengan berita-berita dan skenario-skenario yang sudah mereka setir dan kendalikan. Seperti pergolakan yang terjadi di Mesir, Yaman dan beberapa negara Islam di kawasan timur tengah yang sudah termasuk agenda kerja mereka. Sehingga apabila nanti Masjidil Aqsha runtuh, Haikal Sulaimanlah yang nantinya akan berdiri menggantikan Masdjidil Aqsha demi menyambut datangnya Dajjal.
Usamah sang pemersatu
Usamah bin Zaid bin Al-Haritsah adalah panglima perang muda belia berumur 17 tahun yang dipilih oleh Rasulullah sebelum wafatnya. Tentunya tidak sembarangan Rasul memilih Usamah sebagai panglima. Memimpin panglima-panglima perang islam yang lebih berpengalaman. Kalid bin Walid, Amru bin Ash, dan banyak lagi yang lain. Pastinya Usamah sudah dibekali keilmuan yang mumpuni lewat pendidikan. Dasar ayatnya mana? QS.An-nisa : 9
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.
Pesan Rasulullah yang harusnya kita tangkap adalah persatuan dan pendidikan. Usamah berhasil mempersatukan kekuatan muda dan tua di bawah kepemimpinannya.
Umat islam saat ini sedang terpuruk. bagaikan ulat yang dibakar karena dianggap hama. Jika ini adalah sebuah metamorfosa, maka siklus kepompong sebagai wujud introspeksi haruslah menjadi filosofi kita sebagai umat islam. Mari kita perbaiki citra islam yang saat ini tengah dirusak oleh Amerika dengan salah satunya lewat skenario Osama. Hanya dengan persatuan umat islam akan kuat. Mari kita singkirkan perbedaan yang ada dengan mencari persamaan sebanyak mungkin.
Kemudian dengan pendidikan, marilah kita semua kembali kepada Alqur'an dan Sunnah Rasul. Bukan cuma sekedar dibibir dan menjadi slogan saja. Tapi benar-benar dijadkan karakter dan jiwa. Di awali dengan bertanya pada dri sendiri. Kapan terakhr kali kita membacanya? Mengkajinya? Memahamnya? Menyampaikannya? Mari kita jadikan diri kita sebagai cahaya bagi orang-orang di sekeliling kita dengan Al-Qur'an sebagai sumber tenaganya. Karena hanya dengan itulah dunia yang dalam kegelapan akan kembali bersinar. Dengan cahaya Allah....Amin.
BY : PUNGKI HARMOKO

No comments:
Post a Comment